10 Juli 2008

Sajakku, Temanku

sayup terdengar rintih malam
seakan bertanya, seolah ikut merasa
"apa apa dengan dirimu" katanya
dengan tak langsung ku menyeru
aku tak tahu
sendu yang syahdu
aku biarkan dia mengalun dengan indahnya
namun ku tak ingin berlamalah
tak tahanku menahan pilunya
rintih malampun semakin menderu
kala ku sendiri
aku mencoba
mencipta seonggok yang sebenarnya teman
bukan sebuah, hanya mencoba indah
mungkin cuma untukku
duh, malam yang indah
rintihmu kan tak menderu
tak ku harap, namun datanglah
tuk mencipta teman
yang sebenarnya indah
walau mungkin cuma untukku

Sedikit Ucap Untuknya

tak terhitung berapa air mata yang tlah terurai
tak terhitung berapa hati yang terbuang
karenamu...
hanya karenamu...
cinta, entah dengan apa lagi
aku berulang-ulang, berkali-kali,
selalu saja jatuh cinta kepadamu
ada orang yang tak mengharap cintanya
namun aku tidak sebodoh dia!
aku berharap yang sama padamu, cinta
sungguh, kaulah terkasihku
kau tlah tau, tapi aku lebih mencintaimu
kau tau aku menyayangimu, namun aku melebihinya
kau tau satu, aku takkan tinggalkanmu