28 Mei 2008

Balada Si Gila

terbangunku dari lelap
mimpi,
dan mereka melihatku
sekeliling penuh padu
tak tahuku, entahlah!
terdiam, aku terjaga
mereka pikir aku bercanda?
padahal aku gila
siapapun, jangan sembuhkanku!
mimpi-mimpiku yang membuatnya
karenaku tak ingin hilang
mengalun penuh irama kenikmatan
pun hanya pemimpi

sekedar biasa

kenapa
kurasakan cinta itu,
kembali mengalun
seakan menambah rasa sakit
hatiku yang terkoyak
mencoba bertahan dari rasa
ku tau, dia bukan teruntukku
karena memang tak bisa, tak mungkin
hanya bersenda guraulah
tanpanya yang kini indah
menghiasi malam penuh rasa yang dia tumbuhkan
kapanpun, entah
akupun hanya berlalu darinya
diapun pergi,
menggores hati, tinggalkan luka

cinta palsu

ku tau,
palsu cintamu
hanya berdirinya teguh, sendiriku
dusta dan hanya itulah
perbuatanmu, kelakuan
menggapai mimpi, ku hanya sendiri
lagi lagi, tak bisa
apakah tak pernah bisa?
akupun menari
berdendang bersama sunyi, teman abadiku
aku takkan pernah malu

Bukan Hanya Cinta

cinta, kapan kau kembali padaku lagi
cinta, sendiri disini tanpamu lagi
takkan mampuku, tanpamu, tanpa senyummu
bukan aku, tanpamu jua
keterindahan milikmu akan kujaga
seindah senja-Nya, mengantarkan malam penuh relung cinta
kidung cintapun takkan tercipta, tanpamu
bukan rayu penuh harapku
hanya cinta,
padamu, dan hanya padamulah
wahai sang terimpiku

05 Mei 2008

Mendhem Selawase

Wengi kang sepi,

Aku mung dhewe

Tanpa kowe

Cahyaning rembulan, mung ngumpet ing sakwaliking godhong

Sumebaring lintang, ora bisa ngramekake atiku kang sepi,

Malah saya nyepi

Mung guyumu,

Esemu,

Alus kulitmu,

Lan kalem tingkahmu kang gawe atiku rame

Kaya ramene pasar Krempyeng yen isuk

Nanging,

Aku mung bisa ngrasake,

Lan kowe ora bakal ngerti,

Rasa iki wis jero karo sliramu.....