22 Februari 2009

Pelatihan Tembang Dolanan Bagi Guru di Unnes

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas bahasa dan Seni Unnes, Minggu 22 Februari 2009 telah mengadakan Pelatihan Tembang Dolanan Bagi Guru. Sebagian besar peserta dalam acara pelatihan tersebut adalah para guru TK dan PAUD. Pembicara dalam pelatihan yang dilaksanakan di gedung B6 FBS Unnes tersebut adalah Widodo Brotosejati, S.Sn., M.Sn. Beliau adalah dosen jurusan Sendratasik Unnes, komponis karawitan, dan kreator lelagon dolanan anak kreasi baru. Para peserta pelatihan sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pelatihan, dari awal hingga akhir acara mereka diajak berlatih bersama melagukan beberapa tembang dolanan. Tembang dolanan yang dilagukan antara lain; sapi, gugur gunung, gajah-gajah, dan lir-ilir. Bapak Widodo juga memperkenalkan lelagon dolanan kreasi barunya yang isi dan bahasanya lebih mudah dipahami oleh anak-anak, diantaranya dongengan dan mampir ngombe. Menurut pak Widodo, anak-anak jaman sekarang sudah jarang mengenal lelagon dolanan bernada pelog dan slendro. Mereka lebih akrab dengan lagu-lagu modern bernada diatonik yang sering diperdengarkan di berbagai media. Padahal lagu yang beredar tersebut belum tentu pas untuk konsumsi mereka. Hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan mental dan spiritual anak-anak dalam masa pertumbuhannya. Dalam lelagon dolanan anak banyak mengandung nilai-nilai luhur tentang budi pekerti, semangat kebersamaan, rasa saling menghormati, dan kecintaan kepada seni dan budaya bangsa. Menjadi keprihatinan kita bersama bahwa lagu-lagu tradisi Jawa terutama lelagon dolanan anak tidak pernah terdengar lagi di media elektronik. Pelatihan ini dimulai pada pukul 08.30 dan berakhir pada pukul 13.30 WIB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar